Search This Blog

Friday, May 22, 2015

Sarapan pagi ala chinese fastfood :)

Lama juga saya ngga posting ya? hehehe... 

Jangan khawatir temans... 
kemampuan memamah biak mr.Omnivora tidak berkurang kok.... 

Cerita pagi ini diawali ketika Oom Omni mau nyuci mobil dan blom sempat sarapan di rumah, akhirnya mampirlah ke kedai Bubur Agus di jl.Simpang Wilis.

Pesan semangkuk bubur ayam spesial, 
Akhirnya muncul rasanya tidak berubah dari dulu. 
Bubur ayam ala jakarta.
Buburnya lembut dengan kaldu ayam yang terasa lembut , 
dengan topping you diao ( cakwe goreng ), suwiran daging ayam, daun bawang, caipo yang asin gurih, sepotong telur masak kecap dan emping belinjo renyah.


Penampakan lengkapnya disini hehehe....


Selain bubur, Mr. Omni juga pesan :
  1. Bakwan bentoel : umbi bentoel yang dijadikan bakso goreng dengan campuran udang
  2. Lumpia goreng : ala semarangan dengan isi rebung ayam + disiram saus taoco 
  3. Youdiao udang : daging ayam + udang cacah dimasukkan kedalam youdiao (chinese doughnut, orang Indo biasa menyebutnya cakwe ) lalu digoreng garing

Akhirnya lumayan juga sarapan hari ini :D

Seusai makan capcus meluncur menuju tempat cuci mobil D2 di Tidar
sambil nunggu libom dicuci lha kok perut laper lagi? kebiasaan buruk..... 

akhirnya naik ke lantai 2, ada cafe mini disana 
Langsung pesan club sandwich, 
enak banget + murah, ga sampe 20rb seporsi.... 
Tiga lapis roti yang diisi lettuce, daging, telur dan keju
didampingi potato chips kemasan.


akhirnya sekali dayung dua pulau terlampaui... 
mobil bersih dan naga di perut dapat dijinakkan dengan saksessss.... 
Demikian sekilas info, lain kali ketemu lagi di petualangan kuliner selanjutnya.... 

nite nite temanss..... #wareg&ngantuk


Saturday, May 2, 2015

Sajian Madura yang hanya ada di Malang

Nah lho.... bingung kan?

Begini ceritanya......

Mengukur panjangnya jalan sambil perut keroncongan itu bisa beresiko lho temans.... (resiko galau dan bingung mau kemana ‪#‎syndromegalau)

maka dari itu ketika seusai jadwal tugas pagi (nganter anak sekolah maksudnya), 

saat terasa perut menagih hak-nya, Oom Omni langsung mampir ke warung terdekat. 
Nasi Bok terdekat jawabannya. Sebenarnya ada beberapa tempat yang menjual hidangan satu ini, tetapi kali ini saya akan mengulas yang di pojokan jl, Bukit Barisan / Jl Klabat.
Kali lain akan saya bahas juga nasi bok di lokasi lainnya ^_^


Sebagai informasi tambahan, sajian ini dinamai nasi bok, karena dahulu yang jual biasanya adalah ibu2 dari suku Madura (Bok atau Ibuk) , anehnya ini hanya ada di Malang lho, bahkan di Madura pun , ada teman saya , ketika saya tanya tidak pernah tahu jenis makanan satu ini,  hehehe.... aneh ya.....

Langsung pesan 1 porsi dengan lauk kegemaran, tulang muda yang lezat, crunchy renyah dan selalu menggugah selera saya.....



Lauk lauk lainnya juga menggoda, ada gorengan ayam, empal daging, empal jantung, usus, babat dan jerohan lainnya..... mak nyusss sekali saudara.....



Condiment yang lengkap mulai dari sayur lodeh manisah atau lodeh nangka muda (tewel), serundeng kelapa gurih, rempelan / protholan peyek yang aduhai plus sambel terasi yang khas , semakin menambah nikmat sajian ‪#‎kulinerrakyat ini. 

Sepiring ditebus hanya dengan nominal 10-15rb tergantung jumlah lauk yg diambil, 

One dish meal ini benar benar memuaskan dari segi rasa, kualitas dan kuantitas :D

Monggo , saya sarapan dulu...... 

sepiring.... dua piring.... tiga piring.... hihihi...... 
habis berapa ya? rahasiaaa........