Search This Blog

Sunday, December 18, 2016

Semarang Trip - Day #3

Halo rekan rekan pemamah biak....

Pada blog kali ini Oom Omnivora akan melanjutkan kisah perjalanan ke Semarang pada tengah November 2016. Karena perjalanan Oom kali ini panjang dan sampai 3 hari, blog akan dipecah jadi 3 seri yaaa.....


Sudah baca yang hari pertama dan kedua ??

Inilah petualangan Omnivora hari terakhir..... happy reading......


Bangun pagi di hari minggu yang cerah hari ketiga.

Badan terasa segar dan enteng, karena semalam sudah makan dengan nikmat dan diselingi minum wine , jadi tengah malam kemarin sudah 'membersihkan pencernaan' dengan sempurna.....

Melihat jendela kamar dari lantai 10 , terasa nuansa kota tua Semarang yang legendaris.
Inilah salah satu kota yang merintis perdagangan antar nagari dan antar benua di jaman dahulu. Letaknya yang sangat strategis di pesisir utara pulau Jawa yang gemah ripah loh jinawi, membuatnya menjadi gerbang tengah yang sangat 'guest friendly' dari dahulu hingga sekarang.


Baiklah, hari ini tidak ada jadwal acara apapun, hanya packing untuk persiapan perjalanan pulang. Kami diminta berkumpul pk 10.30 WIB di lobby untuk check out. Jadi masih ada 4 jam lebih untuk bersantai dan menikmati hotel MG Setos ini, terutama dari sisi kulinernya..... yuk breakfast.........



Hotel ini unik juga, lobby berada di lantai yang sama dengan resto-nya
posisi ada di lantai 8


Ronde pertama : bakso Malang
lucu ya? di Malang kita bertebaran bakso Solo, tapi malah di sini adanya malah Bakso Malang. Baksonya ber-tekstur bagus, terasa kresh saat digigit, menandakan campuran tepung yang secukupnya dalam olahan dagingnya, dengan pelengkap sayur dan mie kuning, cuma memang kuahnya cenderung sedikit manis, maklumlah ini kan Jawa Tengah hahaha..... Secara keseluruhan cukup enak......

Ronde kedua : Simple protein
Omelete yang sederhana kadang memang terasa ngangeni, 
olahan telur yang simple ini terasa begitu nikmat, ketika manisnya telur 
yang digoreng 3/4 matang berpadu kerenyahan potongan paprika yang pedas manis.
Dengan taburan sedikit garam dan white pepper, 
kesahajaan menu satu ini terasa menghangatkan hati........

Ronde ketiga : cari yang lebih mengenyangkan.
Roti gandum dipanggang mandiri di mesin yang tersedia di sebelahnya.
Ketika kerenyahan panggangan ini dipadukan dengan mentega lembut yang langsung lumer dan meresap ke serat roti panas ketika di-oleskan, ditambah keju sebagai toppingnya, 
diselingi juice jeruk segar sebagai pendamping
waaahhh...... heaven is here......

Ronde keempat : Meat selection
Kini Oom Omni butuh yang gurih gurih, maka pilihan berikutnya ada pada tumis sosis dengan bawang bombai, disandingkan dengan 'pommes Pont-Neuf' alias potato wedges 
yang dibumbu dengan sedikit garam dan cacahan daun thyme.
Kasih sedikit saus sambal untuk cocolan, dampingi dengan segelas fresh milk
dan sempurnalah plating ronde ini....

Final Round : carbo
 Akhirnya kita kembali pada takdir sebagai orang Indonesia sejati, 
kalo belum makan nasi (beras) jadinya belum makan hahahaha.....
Akhirnya mengambil semangkuk bubur dengan topping ayam suwir gurih, 
daun bawang segar, telur bacem yang manis, 
dengan sedikit sambal dan kerupuk pangsit renyah...... Perfecto.....
Dessertnya secangkir (gelas?) kopi espresso yang Oom Omni beri freshmilk
rasa lembut kopi susu menutup rangkaian breakfast yang menyenangkan kali ini.

Ok , waktu sarapan telah usai......
Oom Omni kembali ke kamar untuk bebenah , bersiap kembali ke kampung halaman.
Pukul 10.30 kumpul di lobby hotel lantai 8 untuk check out, dan naik bus yang disiapkan panitia Semarang untuk mengantar ke stasiun kereta.

Ternyata kita kembali dibawa oleh panitia ke satu lokasi untuk lunch bersama. Menunya? set menu chinese food. (again??) huahahhahahha........ mau bilang bosen kok ya gak sopan, tapi siang itu terasa benar2 sudah gak napsu sama hidangan ala resto deh.... 

Resto Palace ini merupakan salah satu lokasi yang cukup terkenal, dan sering dipakai sebagai lokasi wedding warga Semarang.


Akhirnya dalam resto kami cuma makan sekedarnya, malah seorang rekan lari (iya bener, gak salah tulis, Ko Obed LARI !!) ke kedai langganannya untuk beli cwiemie khas Semarangan. thanks ko Obed...... hahahahaha......
Rumah makan Hap Kie, salah satu depot lawas kota Semarang

Cwie Mie Hap Kie
Mie keriting dengan tekstur yang kenyal lembut, 
dipadankan dengan berbagai macam gorengan siomai, kekian dan bakso

Jam 13.00 kami diantarkan oleh panitia menuju Stasiun Tawang, akhirnya kami bersiap meninggalkan kota yang menyenangkan ini.

Karena Kereta dari Jakarta akan tiba di stasiun pukul 15.00an jadi kami masih punya 1 jam lebih menunggu di sini. Sambil menunggu kereta salah seorang teman dari Dancing Angels mengajarkan hal menarik pada kita semua, sebuah App bernama Boomerang..... wkwkwkwk 

Ga usah dijelaskan, lihat aja sendiri yaaa.... hahahaha......

Akhirnya kereta tiba pk.15.00 kami naik kembali Argo Anggrek Pagi Eksekutif, perjalanan ke Surabaya memakan waktu 3 jam lebih. Tibalah kami kembali ke Jawa Timur tercinta.


Pukul 19.00 kami naik bus menuju Malang, ternyata masih mampir lagi ke sebuah Resto di Surabaya untuk dinner sebelum pulang. Menunya? another set of Chinese Dinner wkwkwkwkwkwk....... maknyusss.........


Dinner time @ Ming Garden HR Muhammad 


Hie Wan (bakso ikan) yang ber-tekstur kenyal dan tidak amis, 
dimasak dalam kuah segar yang terasa hangat hangat ciamik...

Cold Platter Ming style
Udang goreng mayones + ham babi + siobak + ayam bawang + jamur goreng + ubur2
kombinasi yang unik dari sajian dingin ini benar menggugah selera
seolah olah mempersiapkan perut menuju menu2 berikutnya

Kata temen ini namanya cincang, daging tiram hijau ukuran besar dicacah, 
campur potongan daging udang, daun bawang dan garlic, mantab sekali
baru pertama kali Oom Omni makan ini, delicioso......

Cingtu Baikut
Daging Iga babi yang diberi bumbu tertentu, lalu di-breading tepung krispi 
dan digoreng garing, sangat enak, tekstur luar yang renyah kressss.... 
berpadu cantik dgn daging bagian iga yang tetap lembut dan ber-tekstur otot kenyal. 
hao chi......hao chi..... 


Soun (Sahohun) masak Seafood
Soun ala Surabaya yang dimasak nyemek2 dipadu dengan limpahan potongan seafood segar , 
nggak amis sama sekali, yang terasa hanyalah kenikmatan lautan dalam,
dimana tiram, udang, dan kepiting seolah menari bersama dengan segarnya 
tumisan mie kenyal yang berasal dari sari kacang hijau ini.


Ikan Kakap saus asam manis
Sajian yang sering mengecewakan karena amisnya ikan, 
kali ini sempurna menghantar kenikmatan ke syaraf lidah Oom Omnivora. 
Ikannya segar tidak amis, digoreng renyah garing, tapi masih lembut di bagian dalamnya,
disiram dengan saus asam manis yang sedikit pedas, 
benar benar menggetarkan rongga pencernaan dengan sukses.... 


Udang Jumbo Krispy
Si bungkuk berukuran raksasa, fried to perfection....
rasa manis udang seperti ditarik keluar dengan teknik goreng spesial
tekstur udang yang kenyal saat dikunyah menguarkan juice rasa laut yang nendang
benar benar menggoda iman, tadinya mau makan 1 saja, eh malah abis 3 biji

Sebenarnya ada 1 sajian lagi yaitu pudding buah, tapi udah ga sempat ke-photo, karena konsentrasi Oom Omnivora sudah buyar karena kekenyangan. 


Akhirnya kami semua meluncur dengan bus kembali ke kota Malang tercinta...

Terima kasih FQ Malang yang telah memfasilitasi perjalanan ke Semarang.
Terimakasih FQ Semarang yang telah menjadi tuan rumah yang sangat baik selama kami berkunjung....

Terimakasih semua teman2 Youth FQ Indonesia, yang telah menjadi teman dan sahabat yang kompak dalam segala kegiatan dan ke-gila-an.... 



Semoga hubungan baik kita tetap akrab terjaga sampai kapan pun....

And for now, thanks for reading this blog.....

Omnivora out.....



No comments:

Post a Comment